KRE Publishing KRE Publishing
/home / berita / Kemiripan dengan Euro 2016, Portugal...
BERITA

Kemiripan dengan Euro 2016, Portugal Diprediksi Juara Piala Dunia

Selebrasi Cristiano Ronaldo setelah mencetak gol untuk Portugal di Piala Dunia 2026

Selebrasi Cristiano Ronaldo setelah mencetak gol untuk Portugal di Piala Dunia 2026

Langkah Selecao das Quinas di turnamen akbar tahun ini memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola global. Cristiano Ronaldo seolah mendapat pertanda manis dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026. Pasalnya, perjalanan tim nasional Portugal sejauh ini dinilai memiliki kemiripan yang cukup signifikan dengan kisah sukses mereka saat menjuarai Euro 2016 silam.

Harapan sang megabintang untuk mengangkat trofi emas paling bergengsi tersebut untuk pertama kalinya masih terjaga dengan baik. Hal ini dipastikan setelah Portugal sukses menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada laga babak 32 besar yang berlangsung di BMO Field. Dari pantauan redaksi, tensi pertandingan berjalan sangat sengit sejak menit awal.

Dalam laga penentu tersebut, Cristiano Ronaldo turut menyumbang satu gol krusial melalui eksekusi penalti yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Portugal kemudian memastikan kemenangan dramatis mereka berkat gol yang dilesakkan oleh Goncalo Ramos pada masa injury time babak kedua. Hasil positif ini membawa Portugal selangkah lebih dekat menuju impian besar mereka.

Berdasarkan fenomena yang berkembang di jagat maya, banyak isu maupun analisis cocoklogi yang beredar di kalangan fans mengenai peluang besar Portugal. Football Enthusiast, Agung Iqbal Ramadhan, turut menyoroti ramainya spekulasi yang mengaitkan performa tim saat ini dengan memori indah sepuluh tahun yang lalu.

"Mengenai konspirasi di dunia sepak bola, ada beberapa pengamat yang mencoba mengaitkan berbagai isu dan petunjuk yang dianggap mengarah pada kemungkinan Portugal menjadi juara tahun ini," kata Agung Iqbal Ramadhan dalam Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kemiripan historis yang paling mencolok terjadi pada fase gugur pertama. Sepuluh tahun lalu, Portugal juga harus berhadapan dengan Kroasia pada laga pembuka babak sistem gugur Euro 2016. Saat itu, mereka berhasil menang tipis 1-0 lewat gol dramatis Ricardo Quaresma pada babak perpanjangan waktu sebelum akhirnya melaju terus hingga ke partai final.

Menurut catatan sejarah, perjalanan Portugal setelah momen tersebut juga dipenuhi perjuangan yang tidak mudah. Di babak perempat final Euro 2016, mereka bermain imbang 1-1 melawan Polandia hingga laga harus ditentukan lewat adu penalti. Portugal tampil sempurna dengan mencetak lima gol dari lima penendang, termasuk Cristiano Ronaldo, untuk menang 5-3.

Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa tantangan yang akan dihadapi Portugal ke depan justru akan semakin melipatgandakan tensi turnamen. Pada laga berikutnya yang dijadwalkan hari Rabu, Portugal akan menghadapi ujian berat melawan Spanyol. Pertandingan bertajuk Derbi Iberia ini diprediksi akan berjalan jauh lebih ketat.

Meskipun antusiasme publik sangat tinggi, data statistik justru memberikan pandangan yang lebih realistis. Berdasarkan hitungan superkomputer Opta, Portugal tidak menjadi favorit utama dalam laga krusial mendatang. Intervensi data algoritma tersebut hanya memberikan peluang kemenangan sebesar 38,21 persen bagi armada Roberto Martinez untuk bisa menundukkan Spanyol.

// TOPICS
#piala_dunia_2026 #euro_2016 #cristiano_ronaldo #timnas_portugal #kroasia #spanyol
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi KRE Publishing adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.