KRE Publishing KRE Publishing
/home / berita / Israel Gunakan Pasukan Sapi Amankan...
BERITA

Israel Gunakan Pasukan Sapi Amankan Dataran Tinggi Golan

Kawanan sapi yang digunakan militer Israel untuk pengamanan perbatasan Dataran Tinggi Golan

Kawanan sapi yang digunakan militer Israel untuk pengamanan perbatasan Dataran Tinggi Golan

Dari pantauan redaksi, tentara Israel dilaporkan menerapkan strategi yang tidak biasa untuk memperkuat pengawasan di wilayah yang mereka duduki di perbatasan Dataran Tinggi Golan, Suriah. Alih-alih hanya mengandalkan pagar pembatas dan pos militer tradisional, Israel kini memanfaatkan kawanan sapi sebagai bagian dari sistem pengamanan kawasan secara berkelanjutan.

Berdasarkan laporan media Israel Yediot Aharonot, strategi unik tersebut berangkat dari pandangan militer bahwa penguasaan wilayah membutuhkan kehadiran sipil yang permanen. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui aktivitas penggembalaan hewan ternak yang berlangsung setiap hari di sepanjang garis perbatasan.

Menurut informasi yang dihimpun, sekitar enam bulan lalu Komandan Brigade Golan Kolonel Benny Kata memimpin operasi untuk menempatkan kawanan sapi milik Yoel Zilberman, pendiri organisasi Hashomer Hahadash. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa ternak tersebut dilepas di area seluas sekitar 10.000 dunam atau setara 10 kilometer persegi di balik pagar perbatasan Dataran Tinggi Golan yang berbatasan langsung dengan sisi Suriah.

Wilayah penempatan kawanan sapi ini berada persis di depan sejumlah permukiman Israel seperti Eliad, Avnei Eitan, Nof, dan Hasbin. Menurut laporan media setempat, kehadiran ternak itu sengaja dimaksudkan untuk menciptakan aktivitas pertanian sipil Israel secara permanen guna memperkuat kontrol di kawasan sensitif tersebut.

Proyek peternakan ini dipandang sebagai bentuk kehadiran sipil yang mampu memperkuat kontrol Israel sekaligus mencegah aktivitas yang dianggap mengganggu keamanan. Media Israel menyebut proyek ini mencerminkan perubahan konsep pertahanan setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang sebelumnya dijalankan secara tertutup sebelum akhirnya diungkap oleh Ynet dan Yediot Aharonot.

Berdasarkan analisis strategisnya, rencana baru ini muncul sebagai respons atas aktivitas penggembala Suriah yang rutin membawa ternak ke kawasan sekitar perbatasan. Militer Israel menilai pergerakan para penggembala Suriah tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk infiltrasi maupun penyelundupan senjata ke wilayah pendudukan.

Oleh karena itu, pada Januari lalu, Komandan Divisi ke-210 Brigjen Yair Blay bersama Kolonel Benny Kata menyusun rencana memanfaatkan kawanan sapi sebagai sarana pengamanan, pengawasan, sekaligus peringatan dini. Seluruh infrastruktur pendukung untuk proyek yang dinilai memiliki keunggulan operasional ini disiapkan langsung oleh Yoel Zilberman.

// TOPICS
#dataran_tinggi_golan #suriah #israel #konflik_timur_tengah #strategi_militer #keamanan_perbatasan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi KRE Publishing adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.