Spekulasi transfer menarik kini sedang membayangi tim nasional Prancis di tengah persiapan mereka menghadapi Maroko di babak perempat-final Piala Dunia. Perhatian para pendukung Liverpool tampaknya tertuju pada sosok Bradley Barcola. Winger Les Bleus tersebut dilaporkan berpotensi mendarat di Anfield pada musim panas ini, sebuah efek berantai yang dipicu oleh kegagalan The Reds mendatangkan target utama mereka, Yan Diomande, yang justru lebih memilih Paris Saint-Germain.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan situasi di klubnya saat ini, Barcola yang telah memasuki tahun ketiga sejak kepindahannya dari Lyon ke Paris, belum juga mendapatkan jaminan sebagai pemain starter reguler di bawah asuhan Luis Enrique. Meskipun mencatatkan performa impresif pada musim 2024-25 dengan torehan 21 gol dan 21 assist, posisinya sering tergeser oleh kehadiran Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia. Dari pantauan redaksi, kontribusi Barcola bahkan menurun drastis pada musim 2025-26 dengan hanya mengemas 13 gol dan tujuh assist akibat sering dicadangkan dalam laga-laga krusial.
Kondisi serupa juga terjadi di level internasional bersama Prancis selama gelaran Piala Dunia. Pemain berusia 23 tahun ini menunjukkan performa yang naik-turun. Menurut catatan pengamatan tim redaksi, Barcola sempat menjadi penentu kemenangan saat masuk sebagai pengganti melawan Senegal dan tampil apik kontra Swedia berkat assist Michael Olise. Namun, penampilannya yang minim kontribusi saat menghadapi Paraguay di babak 16 besar membuatnya kini terancam kembali ke bangku cadangan.
Ketidakpastian ini diperparah oleh mandeknya negosiasi kontrak baru Barcola di Parc des Princes yang sejatinya baru akan berakhir pada 2028. PSG awalnya mematok harga sang pemain jauh di atas nilai transfer Elliot Anderson ke Manchester City yang mencapai 116 juta poundsterling. Namun, pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan perubahan situasi tersebut. "Until last week, Barcola was untouchable; now I see him linked to several clubs. The reality is that Barcola is not untouchable. Barcola has serious possibilities to leave Paris in the summer transfer window," ujarnya melalui saluran YouTube pribadinya.
Perubahan sikap manajemen Les Parisiens ini disinyalir kuat karena mereka sedang berupaya mengamankan tanda tangan bintang muda RB Leipzig, Yan Diomande. Pemain asal Pantai Gading berusia 19 tahun itu dilaporkan lebih memilih bergabung dengan proyek Luis Enrique demi meraih trofi dan Ballon d'Or, ketimbang menerima tawaran senilai 100 juta euro dari Liverpool. Kehilangan Diomande justru bisa menjadi berkah tersendiri bagi kubu Merseyside Merah.
Liverpool yang sedang melakukan perombakan lini serang setelah kepergian Mohamed Salah dinilai sangat membutuhkan figur bintang seperti Barcola. Di bawah manajer baru Andoni Iraola, Barcola yang sudah berpengalaman di Liga Champions dianggap lebih siap memberikan dampak instan dan cocok dengan gaya main intensitas tinggi yang diusung sang pelatih, dibandingkan dengan wonderkid Rio Ngumoha yang masih sangat muda.
Barcola sendiri tidak menampik rumor mengenai masa depannya yang abu-abu di Paris Saint-Germain. Dalam sebuah konferensi pers menjelang laga melawan Paraguay di Piala Dunia, ia memberikan pernyataan yang mengambang. "Right now, I'm really focused on the World Cup. But regarding what happens afterward, honestly, I don't know at the moment," aku sang pemain. Jika transfer Diomande ke PSG benar-benar terwujud, hengkang ke Liverpool tampaknya menjadi solusi terbaik bagi Barcola untuk menyelamatkan kariernya.