KRE Publishing KRE Publishing
/home / berita / BAIC Optimis Pasar Indonesia,...
BERITA

BAIC Optimis Pasar Indonesia, Luncurkan Mobil Listrik T1

Peluncuran resmi mobil listrik murni BAIC T1 oleh PT JIO Distribusi Indonesia

Peluncuran resmi mobil listrik murni BAIC T1 oleh PT JIO Distribusi Indonesia

PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) menyatakan optimisme tinggi terhadap prospek pasar kendaraan listrik murni (BEV) di tanah air. Berdasarkan keyakinan tersebut, pabrikan otomotif ini resmi memperkenalkan BAIC T1 sebagai model mobil listrik murni pertama mereka yang mengaspal di pasar Indonesia.

Dari pantauan redaksi, peluncuran BAIC T1 ini dipastikan akan memperketat peta persaingan di segmen hatchback crossover listrik domestik. Segmen pasar yang terus berkembang ini sebelumnya telah diramaikan oleh sejumlah pemain besar seperti BYD Dolphin, Aion UT, Wuling Cloud EV, hingga MG4 EV.

Menurut Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya, pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan bahwa pergeseran menuju era elektrifikasi kini semakin nyata. "Pertumbuhan pasar kendaraan listrik murni (BEV) di Indonesia mencapai 78 persen menunjukkan bahwa New Energy Vehicle bukan lagi sekadar tren, melainkan arah masa depan industri otomotif," ujar Dhani saat ditemui dalam peluncuran BAIC T1 di BAIC Alam Sutera pada Kamis (9/7/2026).

Lebih lanjut, Dhani menambahkan bahwa kehadiran lini terbaru BAIC T1 ini bukan semata-mata untuk memperbanyak pilihan produk bagi konsumen. Langkah strategis ini merupakan pilar dari visi dan komitmen jangka panjang korporasi untuk memperkuat penetrasi pasar otomotif di Indonesia.

"Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional," kata Dhani menambahkan kepada media.

Berdasarkan rencana strategis perusahaan, pada tahap awal pemasaran, BAIC T1 masih didatangkan dalam bentuk completely built up (CBU) dari negara asalnya. Kendati demikian, PT JIO Distribusi Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk memulai proses perakitan lokal demi menekan biaya dan meningkatkan efisiensi.

"Kami menargetkan tingkat kandungan lokal atau CKD hingga 60 persen pada 2027 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami terhadap industri otomotif Indonesia dan pengembangan ekosistem kendaraan New Energy Vehicle nasional," pungkas Dhani dalam keterangannya.

Melalui peluncuran varian terbaru ini, BAIC secara resmi membidik angka penjualan sebanyak 1.000 unit hingga akhir tahun 2026. Target volume penjualan tersebut diharapkan mampu membawa pabrikan menguasai setidaknya 16 persen pangsa pasar di segmen hatchback crossover listrik nasional.

Optimisme tinggi dari manajemen ini didorong oleh kinerja penjualan BAIC Indonesia yang mencatatkan tren pertumbuhan positif secara konsisten. Sepanjang semester I-2026, volume penjualan wholesales perusahaan dilaporkan berhasil menyentuh angka 382 unit, atau melonjak sekitar 91 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Menurut catatan kinerja internal, model BAIC BJ30 sukses menjadi tulang punggung sekaligus penyumbang angka penjualan terbesar bagi perusahaan. Posisi kontributor penjualan terbesar berikutnya diikuti oleh model tangguh BJ40 Plus serta SUV compact X55 II.

// TOPICS
#otomotif #mobil_listrik #baic_t1 #kendaraan_listrik #pt_jio_distribusi_indonesia #pasar_otomotif
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi KRE Publishing adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.