Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, kembali menjadi sorotan publik. Pada Kamis (9/7/2026), area kantor lembaga pemerintah tersebut mendadak ramai didatangi oleh aparat kepolisian dari tim Inafis guna melakukan pemeriksaan intensif terkait insiden kerusakan fasilitas gedung.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi di lapangan sekitar pukul 14.45 WIB, satu unit mobil Inafis berwarna oranye tampak terparkir persis di depan kantor BGN. Dari pantauan redaksi, serpihan kaca juga terlihat berserakan di bagian bawah bangunan atau tepat di dekat lokasi parkir kendaraan. Area penemuan serpihan kaca tersebut kini telah disterilkan dan dikelilingi oleh garis polisi.
Jika melihat ke bagian atas gedung, terlihat jelas adanya kaca yang mengalami keretakan cukup parah. Sejumlah petugas kepolisian berompi dengan tulisan "INAFIS" di bagian belakang tampak sibuk berkeliling di sekitar lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan fisik, serta dokumentasi. Menyusul peristiwa tersebut, sempat beredar kabar burung di masyarakat bahwa kantor BGN menjadi sasaran aksi teror.
Insiden ini terjadi tak lama setelah Kepala BGN, Nanik S Deyang, membuat kehebohan di ruang publik. Menurut laporan sebelumnya, Nanik S Deyang sempat "menghilang" secara misterius saat mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada Selasa (7/7/2026). Keberadaannya sempat dicari-cari oleh awak media setelah ia merampungkan pertemuan tertutup selama kurang lebih dua jam bersama lembaga antirasuah tersebut.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai keberadaan Nanik S Deyang. Dari pantauan redaksi, pimpinan BGN lainnya yang coba dikonfirmasi oleh wartawan mengenai keberadaan Kepala BGN tersebut memilih untuk bungkam dan tidak menggubris pertanyaan awak media sama sekali.
Pihak kepolisian sendiri menegaskan bahwa proses investigasi masih terus berjalan. Menurut Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri, pihak kepolisian hingga kini masih mendalami secara komprehensif penyebab utama dari pecahnya kaca bangunan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) tempat Nanik S Deyang berkantor tersebut.