Nama Nikita Mirzani kembali menjadi pusat perhatian publik setelah muncul isu sensitif mengenai dugaan upaya suap hakim Mahkamah Agung (MA) senilai Rp4 miliar. Dugaan ini mencuat seiring beredarnya sebuah rekaman suara yang dinilai menyerupai vokal sang artis. Percakapan tersebut diduga membahas pengondisian putusan peninjauan kembali (PK) atas perkara pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjeratnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecurigaan adanya praktik suap ini awalnya diembuskan oleh pihak Reza Gladys. Mereka mencurigai adanya komunikasi terselubung untuk memengaruhi hakim agung agar mengabulkan permohonan PK tersebut. Meski begitu, dari pantauan redaksi, keaslian rekaman audio maupun kepastian identitas pemilik suara di dalamnya masih belum dibuktikan secara hukum oleh pihak berwenang.
Di tengah kegaduhan tersebut, mantan sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru, akhirnya turut angkat bicara memberikan tanggapan. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Fitri Salhuteru memilih bersikap netral dan enggan menyimpulkan secara sepihak mengenai kepemilikan suara di dalam rekaman kontroversial yang beredar luas di media sosial tersebut.
Menurut Fitri Salhuteru, adalah hal yang manusiawi jika seseorang yang tengah terhimpit masalah hukum berat berupaya menempuh berbagai cara demi menyelamatkan diri. "Namanya orang lagi dalam keadaan mohon maaf ya tanda kutip tenggelam lah ya, pasti apapun ditarik kan," ujar Fitri Salhuteru saat memberikan keterangan pers kepada media.
Lebih lanjut, ia menilai setiap individu memiliki kebebasan penuh untuk melakukan upaya apa pun yang dianggapnya perlu selama menghadapi persoalan hidup yang pelik. "Terus mungkin juga apapun dia coba lakukan apalah itu ya, itu bebas-bebas aja ya," kata Fitri Salhuteru menambahkan.
Fitri Salhuteru tidak menampik bahwa dirinya sudah mendengar langsung isi rekaman audio yang viral tersebut. Walaupun mengakui adanya kemiripan suara, ia menegaskan tidak memiliki kapasitas hukum untuk memvalidasi keaslian rekaman itu. "Tentang suara yang katanya mirip Nikita Mirzani ya, ya memang saya mendengar," tuturnya menutup pembicaraan.