Babak 16 besar Piala Dunia 2026 resmi terbentuk setelah seluruh pertandingan fase 32 besar rampung pada Sabtu pagi WIB. Sebanyak 16 negara berhasil mengamankan tiket ke fase gugur berikutnya. Dari pantauan redaksi, sejumlah duel bergengsi langsung tersaji di fase ini, termasuk laga big match sesama raksasa Eropa yang mempertemukan Portugal kontra Spanyol.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan analisis pengamat, format baru yang diterapkan pada turnamen edisi kali ini membuat banyak negara besar langsung saling bentrok di fase gugur. "Menurut saya, Piala Dunia 2026 menarik karena mempertemukan lebih banyak negara dalam format baru, tetapi kualitas kompetisi tetap akan ditentukan oleh kemampuan tim beradaptasi dengan tekanan turnamen," kata Putri Indah Nazareta, Dosen S1 PJKR FKOR UNS sekaligus Kabid Binpres ESI Surakarta saat dihubungi.
Menurut jadwal yang dirilis, babak 16 besar akan dimulai langsung pada Minggu dini hari WIB. Laga pembuka akan mempertemukan tim tuan rumah Kanada menghadapi Maroko, yang kemudian dilanjutkan oleh pertandingan sengit antara Paraguay melawan Prancis pada hari yang sama.
Dari sekian banyak laga, duel antara Portugal kontra Spanyol pada Selasa pukul 02.00 WIB menjadi salah satu yang paling dinanti oleh pencinta sepak bola dunia. Tim pengamat redaksi mencatat bahwa Portugal melaju ke babak 16 besar setelah bangkit mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1. Sempat tertinggal lewat gol Ivan Perisic, Portugal menyamakan kedudukan melalui penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-68, yang sekaligus menjadi gol pertama Ronaldo di fase gugur Piala Dunia sepanjang kariernya, sebelum Goncalo Ramos memastikan kemenangan lewat sundulan pada masa injury time.
Di sisi lain, Spanyol tampil sangat meyakinkan saat menumbangkan Austria dengan skor telak 3-0. Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, sedangkan Pedro Porro menyumbang satu gol lainnya. Pertemuan ini diprediksi akan berlangsung panas mengingat laga ini merupakan ulangan final UEFA Nations League 2024/2025, saat Portugal keluar sebagai juara melalui adu penalti.
Sementara itu, juara bertahan Argentina dinilai memiliki jalur yang relatif lebih ringan dibanding para pesaing utamanya dalam upaya mempertahankan gelar. Berdasarkan bagan fase gugur, jika Lionel Messi dan kawan-kawan mampu mengalahkan Mesir di babak 16 besar, mereka hanya akan menghadapi pemenang antara Swiss atau Kolombia di babak perempat final sebelum menuju semifinal.