PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Economic Development Board (EDB) Singapura resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Strategic Cooperation on Digital Infrastructure. Langkah ini dirancang untuk mendukung implementasi berbagai inisiatif kerja sama strategis antara Indonesia dan Singapura, khususnya dalam pengembangan ekonomi digital, infrastruktur berkelanjutan, serta transisi energi yang kini menjadi prioritas bersama.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Melalui kolaborasi strategis ini, TelkomGroup bersama EDB akan menjajaki pengembangan infrastruktur digital rendah karbon. Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, tujuan utama dari proyek ini adalah untuk mendukung ekosistem teknologi regional yang memanfaatkan pasokan listrik rendah karbon lintas negara, sekaligus mempercepat transisi energi di kawasan Asia Tenggara.
Menurut Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, kolaborasi ini merupakan langkah sangat strategis bagi perusahaan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai infrastruktur digital regional. "Kami meyakini bahwa masa depan ekonomi digital membutuhkan kolaborasi lintas negara yang mampu mengintegrasikan konektivitas, infrastruktur digital, dan energi bersih secara berkelanjutan," ucapnya dalam keterangan resmi.
Dari pantauan redaksi, momentum penandatanganan MoU ini juga mempertegas peran penting Telkom sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama di ekosistem digital regional. Kerja sama ini mendorong integrasi antara infrastruktur digital dan energi hijau sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi masa depan yang ramah lingkungan.
Berdasarkan penjelasan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, inisiatif ini merupakan implementasi dari arah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem digital regional yang terintegrasi. "Kami menyadari bahwa terciptanya koridor digital Indonesia-Singapura memerlukan penyelarasan berbagai kepentingan strategis, baik dari sisi infrastruktur digital, energi hijau, maupun kerja sama antar pemangku kepentingan," kata Seno menambahkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, MoU ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama yang diumumkan dalam agenda Leaders Retreat Indonesia-Singapura. Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini bersama Managing Director Singapore Economic Development Board, Jermaine Loy, di Jakarta.
Menurut pengamatan tim redaksi, kemitraan ini merupakan salah satu bentuk kerja sama business-to-business (B2B) yang ditampilkan pada rangkaian pertemuan bilateral tingkat pemimpin kedua negara. Kolaborasi ini merefleksikan eratnya hubungan diplomatik dan ekonomi Indonesia dan Singapura dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital regional yang berkelanjutan.
Menurut Managing Director Danantara Investment Management, Stefanus Ade Hadiwidjaja, inisiatif ini dipandang sebagai langkah strategis yang mampu menghasilkan nilai ekonomi sekaligus nilai pembangunan. Ia menilai bahwa ketika infrastruktur digital, energi hijau, dan kerja sama regional dikembangkan secara terintegrasi, proyek yang dihasilkan akan menjadi jauh lebih kompetitif, berkelanjutan, dan menarik bagi penciptaan nilai jangka panjang.
Senada dengan hal tersebut, Managing Director Business 2 Danantara Asset Management, Setyanto Hantoro, menegaskan bahwa kesepakatan ini memperlihatkan bagaimana aset serta kapabilitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat dikembangkan menjadi platform bisnis yang berdaya saing global. Kolaborasi ini tidak hanya menciptakan infrastruktur baru, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan bisnis jangka panjang.