Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dilaporkan tengah melanda perusahaan e-commerce besar di Indonesia. Sebanyak 90 persen karyawan Tokopedia dikabarkan menjadi korban PHK setelah induk usaha TikTok, ByteDance, resmi menjadi pemegang saham mayoritas sejak akhir tahun 2023 lalu.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, langkah efisiensi ini memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat mengingat posisi Tokopedia sebagai salah satu platform belanja daring terbesar di tanah air. Menanggapi situasi tersebut, perwakilan Juru Bicara TikTok menyampaikan bahwa saat ini perusahaan memang sedang melakukan penyelarasan dan transisi organisasi yang bertujuan untuk pertumbuhan jangka panjang bisnis. Kendati demikian, pihak manajemen memilih untuk tidak mengumumkan jumlah pasti dari karyawan yang terdampak keputusan tersebut.
"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," tulis Juru Bicara TikTok dalam keterangan resminya yang dikutip pada Sabtu (4/7/2026).
Menurut pengamatan tim redaksi terhadap data iPrice periode Januari-Maret 2022, Tokopedia sebelumnya tercatat sebagai marketplace dengan jumlah pekerja terbanyak di Indonesia yang mencapai 7.409 orang, disusul oleh Shopee dengan total 6.232 karyawan. Berdasarkan keterangan pihak perusahaan, keputusan pengurangan tenaga kerja ini bukanlah hal yang mudah, namun mereka berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada karyawan yang terdampak selama masa transisi.
Sebagai langkah tindak lanjut dari masa transisi korporasi ini, pihak TikTok menyatakan akan terus melakukan investasi yang baik untuk memajukan Tokopedia. Raksasa teknologi tersebut menegaskan komitmennya untuk memberdayakan seluruh ekosistem perekonomian yang ada di lini bisnis Tokopedia, termasuk para pengguna setia dan pelaku usaha lokal.
"Kami akan terus berinvestasi untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform yang lebih baik bagi pengguna dan penjual kami, serta terus memberdayakan pelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan di Indonesia," tambah Juru Bicara TikTok.
Sebagaimana diketahui, TikTok telah mengakuisisi saham mayoritas Tokopedia sebesar 75,01 persen pada akhir tahun 2023, sementara sisa kepemilikan saham sebesar 24,99 persen saat ini masih dipegang oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo).
Menyikapi kabar pemangkasan karyawan dalam skala besar ini, pemerintah langsung mengambil tindakan cepat. Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyatakan bahwa dirinya bersama Kementerian Ketenagakerjaan akan turun langsung untuk menindaklanjuti informasi mengenai isu PHK di Tokopedia tersebut.
Menurut Said Iqbal, langkah investigasi ini penting dilakukan guna mengumpulkan fakta yang berimbang dari kedua belah pihak. "Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan. Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi," tegas Said Iqbal ketika memberikan keterangan kepada media.