KRE Publishing KRE Publishing
/home / berita / TNI Serahkan Jenazah Pilot AMA yang...
BERITA

TNI Serahkan Jenazah Pilot AMA yang Ditembak KKB di Papua ke Keluarga

Evakuasi jenazah pilot PT AMA Air Nicholas F. Goseli oleh personel TNI di Papua

Evakuasi jenazah pilot PT AMA Air Nicholas F. Goseli oleh personel TNI di Papua

Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi menyerahkan jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS), Nicholas F. Goseli, kepada pihak keluarga dan maskapai pada Jumat (3/7). Penyerahan dilakukan setelah tim gabungan TNI berhasil mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penembakan di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Menurut Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto, proses evakuasi berjalan dengan lancar. "Alhamdulillah, jenazah sudah berhasil dievakuasi oleh pasukan TNI di bawah kendali Kogabwilhan III pada Jumat (3/7) pukul 08.00 WIT. Saat ini sedang dilakukan pemulasaraan jenazah di Rumah Sakit TNI AD Timika," kata Lucky saat memberikan keterangan kepada media.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, aparat keamanan saat ini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kelompok separatis yang bertanggung jawab atas pembunuhan Nicholas F. Goseli. Petugas di lapangan terus mengumpulkan berbagai petunjuk guna mengidentifikasi para pelaku penyerangan brutal tersebut.

Letjen TNI Lucky Avianto menjelaskan bahwa aksi keji ini diduga kuat dilakukan oleh kelompok bersenjata pimpinan Elkius Kobak. Berdasarkan pantauan redaksi, klaim tanggung jawab atas penyerangan tersebut juga telah disampaikan secara terbuka oleh juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

TNI menegaskan komitmennya untuk mengambil tindakan hukum yang tegas demi mengembalikan stabilitas keamanan di wilayah Papua. "Berdasarkan undang-undang serta peraturan yang berlaku, kami dapat mengambil langkah tegas berdasarkan Rules of Engagement (ROE), untuk memastikan tindakan tegas terukur yang kami lakukan tetap menjunjung tinggi hukum dan HAM," ujar Lucky.

Dari pantauan redaksi, insiden tragis ini bermula pada Kamis (2/7) sekitar pukul 06.50 WIT. Pesawat yang awalnya lepas landas dari Bandara Wamena tersebut baru saja mendarat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, ketika tiba-tiba diserang secara membabi buta oleh kelompok OPM hingga menyebabkan pesawat terbakar dan pilot gugur di tempat.

Direktur PT Associated Mission Aviation (AMA) Bob Kayadu menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan pukulan berat dan insiden tragis pertama yang menimpa krunya. Nicholas F. Goseli yang baru berusia 29 tahun tersebut gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan untuk masyarakat pedalaman.

Menurut penuturan Bob Kayadu, jenazah korban yang dievakuasi oleh personel Koops TNI Habema ke Timika selanjutnya diterbangkan ke Jayapura. "Tim AMA di Timika akan menerima jenazah Pilot Nich dari Satgas Koops TNI Habema dan akan menerbangkannya ke Jayapura menggunakan pesawat milik AMA," ungkapnya.

Bob menambahkan bahwa maskapai AMA telah setia beroperasi melayani mobilitas masyarakat di Tanah Papua selama 67 tahun, dan baru kali ini mereka menghadapi kekerasan fatal seperti ini. "Kami sangat menyayangkan kekerasan yang dialami pilot yang memang bertugas melayani masyarakat di pedalaman Tanah Papua, karena hal ini berbeda bila meninggal karena insiden," kata Bob menutup keterangannya.

// TOPICS
#tni #pilot_ama #kkb #papua #penembakan_pilot #yahukimo #opm
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi KRE Publishing adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.