Harry Kane kembali membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang kelas dunia setelah menjadi pahlawan kemenangan England saat menghadapi DR Congo pada hari Rabu lalu. Kendati demikian, berdasarkan pantauan redaksi, tim berjuluk Three Lions ini harus segera meningkatkan performa mereka jika ingin berbicara banyak dan melangkah jauh di ajang World Cup 2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam laga tersebut, England sempat tampil kurang meyakinkan dan kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, skuad asuhan Thomas Tuchel bahkan sempat tertinggal terlebih dahulu setelah gawang Jordan Pickford bobol oleh aksi Cipenga akibat kelalaian lini belakang, termasuk Noni Madueke yang gagal membantu pertahanan.
Beruntung, keputusan Thomas Tuchel untuk memasukkan Anthony Gordon berbuah manis. Pemain baru Barcelona tersebut memberikan dampak instan dengan menyumbang dua assist berharga untuk gol yang diborong oleh Harry Kane, sekaligus membalikkan keadaan menjadi kemenangan bagi England.
Usai pertandingan, Thomas Tuchel enggan memuji dirinya sendiri atas perubahan taktik dan pergantian pemain yang dinilai krusial tersebut. "Kami tidak perlu membuka sesuatu secara taktis, atau kami tidak membutuhkan perasaan baru atau perlu memberikan solusi baru," ujar Tuchel. Ia menambahkan bahwa para pemainnya tetap fokus, memiliki pola pikir yang jelas, dan melakukan apa yang diperlukan untuk menang.
Meskipun berhasil lolos dari lubang jarum, performa England tetap menuai kritik tajam karena dinilai masih jauh dari level yang dibutuhkan untuk menjuarai World Cup. Menurut pengamat sepak bola di stadion, jika England tidak segera membenahi konsistensi permainan mereka sejak awal laga, peluang mereka untuk meraih kejayaan di turnamen ini dipastikan akan menghadapi jalan terjal.